Solusi belajar Bahasa Arab yang mudah dan simpel

Thursday, November 30, 2023

 

تَصْريْفُ فِعْلِ الأمْرِ

FI'IL AMAR

DAN PERUBAHANNYA

 



Fi'il Amar (فِعْلُ الأمْرِ) adalah kata kerja yang menunjukkan perintah untuk melaksanakan suatu pekerjaan atau perbuatan. Dalam kaidah bahasa Arab, Fi'il Amar selalu diakhiri dengan huruf berharkat sukun ( ْ ), kecuali ada ‘amil atau imbuhan kata tertentu. Jika diartikan ke bahasa Indonesia maka Fi'il Amar mengandung kata “lah”.

 Contohnya:

 

 أُنْظُرْ

Lihatlah

 اِذْهَبْ

Pergilah

 اِقْرَأْ

Bacalah

 

Apabila  Fi'il Amar digabung dengan ‘amil atau huruf tambahan berupa dhomir mustatar (kata ganti tersimpan) maka huruf akhir pada Fi'il Amar akan berubah sesuai kaidah Bahasa Arab, dikenal dengan Kaidah Sharaf atau Tashrif. Kaedah bahasa arabnya sebagaimana berikut ini.

أُنْظُرْ + أَنْتَ = > أُنْظُرْ

Lihatlah (kamu laki-laki)

أُنْظُرْ + أَنْتُمَا = ا > أُنْظُرَا

Lihatlah (kamu laki-laki berdua)

أُنْظُرْ + أَنْتُمْ = وْا > أُنْظُرُوْا

Lihatlah (kamu laki-laki banyak)

أُنْظُرْ + أَنْتِ = يْ > أُنْظُرِيْ

Lihatlah (kamu perempuan)

أُنْظُرْ + أَنْتُمَا = ا > أُنْظُرَا

Lihatlah (kamu perempuan berdua)

أُنْظُرْ + أَنْتُنَّ = نَ > أُنْظُرْنَ

Lihatlah (kamu perempuan banyak)

 

Dan kalimat yang mengandung Fi’il Amar diberi tanda seru (!) pada akhir kalimatnya. Contoh Fi’il Amar di dalam kalimat adalah sebagai berikut:

يَا عَلِي، أُنْظُرْ إِلَيَّ  !

Hai Ali, lihatlah aku!

يَا أُخْتِيْ، أُنْظُرِيْ اِلَى الْأَمَامِ !

Hai saudariku, lihatlah ke depan! 

يَا رَجُلَانِ، أُنْظُرَا اِلَى الشَّرْقِ !

Hai dua orang laki-laki, lihatlah ke timur! 

يَا عُمَّالُ، أُنْظُرُوْا إِلَى يَمِيْنِكُمْ !

Hai para pekerja, lihatlah ke kanan kalian! 

يَا اللّهُ، اِغْفِرْ لِيْ وَ لَنَا !

Ya Allah, (mohon) ampunilah aku dan kami!

يَا أَبِيْ وَأُمِّيْ، اِقْرَءَا الْمُكَالَمَةَ مِنِّيْ !

Wahai ayah ibuku, bacalah pesan chatting dariku! 

أَيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوْا اللهَ !

Wahai manusia, bertakwalah (kalian) kepada Allah!


Demikianlah perubahan dalam Fi'il Amar apabila digabung dengan 'amil atau Isim Dhomir (kata ganti). Mudah-mudahan contoh yg ada di atas dapat mewakili Fi'il Amar yg lain sehingga antum dapat membuat kalimat yg lebih variatif dalam Bahasa Arab.

 Link Video: Fi'il Amar - Bahasa Arab Simpel


Wednesday, November 8, 2023

Inilah bahasan singkat atau ringkasan tentang macam-macam hruruf dalam kaidah Bahasa Arab sesuai Ilmu Nahwu, ilmu yang mempelajari tata bahasa Arab. Mari kita pelajari bersama!

 MACAM-MACAM HURUF
DALAM KAIDAH BAHASA ARAB



Definisi Huruf

Huruf adalah kata bahasa Arab yang tidak memiliki makna kecuali digabung dengan kata lainnya. Dalam bahasa Indonesia, istilah huruf ini disebut 'kata tugas'. Ada kalanya berupa preposisi, konjungsi, interjeksi, atau partikel sejenisnya.

Contohnya:

يَا = hai
ْهَل = apakah
حَتَّى = sehingga
ْفِي = di
ثُمَّ = kemudian

Macam-Macam Huruf

Dalam kaidah bahasa Arab atau ilmu Nahwu, huruf dikelompokkan ke dalam beberapa macam, diantaranya sebagai berikut!

1. Huruf Nida'

Huruf nida' adalah kata yang digunakan untuk memanggil. Dalam bahasa Indonesia biasa disebut 'kata seru'.

Contohnya:
يَا = hai
أَيَا = oy
أَيُّهَا = wahai

Contoh kalimat:

َّيَا أَخِيْ، أُنْظُرْ إِلَي
(Wahai saudaraku, lihatlah kepadaku!)
ْأَيَا صَدِيْقِيْ، اِنْتَظِرْنِي
(Hai temanku! Tunggu aku!)
َأيُّهَا النَّاسُ، اِتَّقُوااالله
(Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah)


2. Huruf Istifham

Huruf Istifham adalah kata yang digunakan untuk menanyakan sesuatu. Dalam bahasa Indonesia disebut 'Kata Tanya'.

Contohnya:

َأ = apakah
ْهَل = apakah

Contoh kalimat:

أَأَنْتَ فَعَلْتَ ذلِكَ؟
(Apakah kamu telah berbuat itu?)
هَلْ أَبُوْكَ فِى الْبَيْتِ؟
(Apakah ayahmu ada di rumah?)

3. Huruf Jar

Huruf Jar adalah huruf yang men-jar-kan atau mengkhofadhkan isim. Tanda utama isim yang di-jar-kan adalah harkat kasrah.

Huruf-hurufnya:

من، الى، عن، على، في، رب، ك، ل، ب، حروف القسم

Contoh kalimat:

ِأَبِي فِي الْمَسْجِد
(Ayahku di masjid)
ِأُمِّي تَذْهَبُ إلِىَ السُّوْق
(Ibuku (sedang) pergi ke pasar)
هِيَ كَأُمِّهَا
(Dia (pr) seperti ibunya)
ِاَلْحَمْدُ لِلّه
(Segala puji milik Allah)

4. Huruf Nashob

Huruf Nashob adalah huruf yang me-nashob-kan Fi'il Mudhori'. Tanda utama Fi'il Mudhori yang di-nashob-kan adalah harkat fathah.

Huruf-hurufnya:

أن، لن، إذن، كي، حتى، ثم، أو، لام التعليل ( لام كي )، لام الجحود ( لام التأكيد )، واو المعية، فاء السببية

Contoh kalimat:

صَالِحْ يُرِيْدُ أَنْ يَذْهَبَ إِلَى بَيْتِي
(Soleh mau (untuk) pergi ke rumahku)
ُلَنْ يَنْظُرَ الْمَرْءُ ظَهْرَه
(Seseorang tidak akan pernah melihat punggungnya)
اِقْرَأْ كَيْ تَعْرِفَ الْمَقْصُوْدَ
(Bacalah supaya kamu tahu maksudnya!)
جَلَسْتُ لِأَسْتَرِيْحَ
(Aku duduk untuk beristirahat)

5. Huruf Jazm

Huruf Jazm adalah huruf yang men-jazm-kan Fi'il Mudhori'. Tanda utama Fi'il Mudhori yang di-jazm-kan adalah harkat sukun.

Huruf-hurufnya:

لم، لما، لا الناهية، لام الأمر، لام الدعاء، لام الالتماس

Contoh kalimat:

َلَمْ يَذْهَبْ الرَّجُلُ هُنَاك
(Orang laki-laki itu tidak akan pergi ke sana)
ُلَمَّا يَذْهَبْ الرَّجُل
(Orang laki-laki itu belum pergi)
ْيَا رَجُلُ، لَا تَذْهَب
(Wahai orang laki-laki, jangan pergi!)

6. Huruf 'Athof

Huruf 'Athof adalah kata yang menghubungkan atau menjelaskan antar kata, antar prasa, atau kalimat. Dalam bahasa Indonesia, lebih dikenal sebagai 'kata hubung' atau 'kata sambung'.

Huruf-hurufnya:

و، ف، ثم، أو، أم، إما، بل، لَا، لَكِنْ، حَتَى

Contoh kalimat:

عَلَّمَ الْأُسْتَاذُ عُلُوْمَ القرآنِ وَ الْحَدِيثِ
(Guru itu mengajar ilmu Al-Qur'an dan Hadits)
مََا قَرَأ سَالِمُ الكِتابَ بَلْ المَجَلَّةَ
(Salim tidak membaca buku tapi majalah)
َّأكل أَخِي الصَّغِيرُ الخُبْزَ ثُمَّ الرُّز
(Adikku makan roti kemudian nasi)

Keterangan:
* Kata yang dikrtik warna merah adalah termasuk huruf dalam kaidah bahasa Arab. Arti bahasa Inonesianya juga diketik warna merah untuk memudahkan pemajaman tentang huruf dalam bahasa Arab VS partikel dalam bahasa Indonesia.
.